Tips Agar Terlihat Sibuk di Kantor

Semangat kerja seseorang tidak setiap hari sama. Terkadang dalam sebulan, ada saja sehari atau dua hari di antaranya kita menjadi sangat tidak bersemangat dan sangat malas (kalau saya sih, biasanya di akhir bulan...hhh). Masalahnya adalah ketika kita sedang kehilangan semangat, kita tidak boleh nampak malas-malasan di depan rekan sekerja apalagi di hadapan atasan (bisa-bisa dapat ceramah gratis dari si Boss).
Oleh karena itu, ketika semangat kerja hilang, kita hendaknya harus tetap terlihat sibuk bahkan kalau bisa, lebih sibuk dari biasanya...hhh
Berikut adalah beberapa tips agar tetap nampak sibuk di kantor, meskipun sibuknya bukan sibuk yang produktif.


1. Manfaatkan Teknologi yang Namanya Komputer atau Laptop
Kalau dulu trik ini mungkin hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja, karena jangankan laptop, komputer saja hanya bisa dioperasikan oleh orang-orang tertentu saja. Tapi coba kita amati saat ini, coba lihat dan perhatikan orang-orang di kantor anda. Yang dihitung bukan lagi orang yang punya laptop, tetapi orang yang tidak punya laptop.
Ngomongnya koq kemana-mana ya. Begini, apapun yang sedang anda lakukan dengan komputer, apakan main game, chatting, browsing tidak jelas, ataupun sekedar update status di facebook atau googleplus, selama mouse-nya bergerak yang kemudian diselingi dengan ketik-mengetik maka orang-orang disekitar anda tetap akan menganggap anda sedang sibuk bekerja. (selama screen-nya tidak kelihatan)
Ingat jangan mengganti benda ini dengan ponsel, secanggih apapun ponsel yang anda gunakan. Mengutak-atik ponsel justru hanya akan menimbulkan kesan jika anda hanya sibuk ber-sms ria atau BBM-an.

2. Posisi Menentukan Persepsi
Ini merupakan tindak;lanjut dari tips pertama. Sebelumnya saya sebutkan bahwa tips pertama di atas akan sia-sia jika orang disekitar kita melihat layar monitor kita sehingga kegiatan-kegiatan tidak berguna yang kita lakukan menjadi ketahuan. Oleh karena itu, carilah posisi yang tepat. Sebaiknya pilih posisi dimana tembok atau paling tidak pembatas berada tepat di belakang anda. Ini akan menjadi jaminan bahwa tidak akan ada orang yang akan melihat dari belakang apa yang anda kerjakan.

3. Ramaikan Meja
Perbanyak berkas-berkas atau kertas dan sejenisnya di atas meja anda. Hal ini akan memperkuat kesan bahwa anda benar-benar sibuk, apalagi jika berkas-berkas terbut disetting sedemikian rupa sehingga sedikit nampak tidak teratur.
Yang perlu diingat adalah bahwa anda sebaiknya sesekali membuka atau memilah-milah berkas yang ada di meja anda.

4. Mengurangi Sedikit Jam Istirahat
Jika waktu sekolah dulu kita sering menambah-nambah jam istirahat, maka untuk di kantor sebaiknya jam istirahat ini dikurangi. Tapi ingat bahwa mengurangi jam istirahat ini hanya dilakukan sekali-kali, jika terlalu sering maka anda sendiri yang rugi.
Jadi jika waktu istirahat tiba dan rekan sekantor anda mengajak untuk makan siang bersama, maka sekali-kali katakan jika pekerjaan anda tanggung untuk ditinggalkan.
Atau jika anda sedang makan siang bersama pada waktu istirahat, maka sekali-kali kembalilah ke kantor lebih dulu dari rekan-rekan sehingga kesibukan anda menjadi nampak sangat nyata.

5. Sertakan Berkas
Jangan lupa untuk senantiasa membawa buku, catatan, atau map yang berisi berkas-berkas yang tidak terlalu penting (sekadar untuk antisipasi tercecer) Ingat juga untuk sekali-kali membacanya.

6. Pulang Lebih Lama
Jika umumnya orang-orang di kantor anda memiliki kebiasaan pulang sangat tepat waktu, maka kesempatan untuk meraih perhatian dari atasan atau dari orang-orang di sekitar kita sangat terbuka.
Sekali-kali jika rekan-rekan sekantor anda sudah pulang dan atasan anda masih di kantor maka tinggallah.
Hal ini akan membangun kesan jika kita memiliki semangat dan kemauan untuk bekerja sangat tinggi.

 Semoga Bermanfaat

Posting Lain Terkait Lainnya

0 Komentar: