Quick Format Vs Format (Default)

Sudah pernah melakukan format pada drive di hard disk anda ?
atau paling tidak melakukan format pada flashdisk atau memory card ?
Siapa pun yang pernah melakukan format pada drive hard disk, flashdisk, memory card, dan sebagainya seharusnya tahu bahwa dalam melakukan format pada media tersebut tersebut terdapat dua pilihan yaitu dengan Quick Format atau Default Format (format biasa). Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut.


Pada gambar di atas, jika tombol "Start" langsung anda klik maka format akan dilakukan dengan jalan Default Format (format biasa).
Jika pada opsi "Quick Format" diberi tanda centang sebelum melakukan klik pada tombol "Start" maka format akan dilakukan dengan jalan "Quick Format"

Default format dianjurkan untuk drive atau media yang baru pertama kali digunakan. Default format juga baik digunakan untuk media atau partisi yang mengalami error atau juga bad sector. Satu hal yang yang menjadi kekurangan default format jika dibandingkan dengan Quick Format adalah kecepatannya. Default Format berlangsung lebih lama.

Sesuai dengan namanya, Quick Format akan melakukan format dengan lebih cepat, namun tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki error ataupun bad sector pada media.

Saya jadi teringat dengan pesan teman saya. Dia bilang begini, "Selalu dahulukan Quick Format dalam melakukan format, karena Default Format akan menyebabkan media penyimpanan kita cepat rusak". Hehehee, benar apa tidak ya ??#


Semoga Bermanfaat

Posting Lain Terkait Komputer

0 Komentar: